Showing posts with label Cerpen. Show all posts
Showing posts with label Cerpen. Show all posts

4/22/2012

MEI '98
Cerpen You Lie
PROFIL PENULIS
Nama Asli Saya : Ida ayu Sri Yuli mahayani
Nama beken : Yui
Nama Facebook : @Yui Cattivo ( email Fb : yuita26@yahoo.co.id )
Nama Twitter : @yui_Desrosiers
Nama Email ( Aktif ) : yuigomes@yahoo.com
Nomer Hp : +6281934313307
Saya asli Bali 
 

Disaat aku telah terpaku akan semuanya . . . . aku mencoba untuk bertahan hadapi ini semua, karina itu lah namaku semula hidupku sangat lah bahagia dapatkan sahabat yang baik hatinya , tapi kini sahabatku itu menghilang. Tempat ku mengadu segala gundah.. mengertikanku luar dalam, nindya itulah nama sahabat terbaikku. Kini iya menghilang entah dimana. Semuanya berubah saat tragedy mei ’98. Sahabatku menghilang karna tragedy mei ’98 saat semua berdemo karna krisis ekonomi mendera pada tahun kesialan itu. Rumah sahabatku dihancurkannya oleh para para demonstran yang anarkis..

4/21/2012

Cerpen Irfan Sona

Pintu yang berat itu terdengar berbunyi di buka oleh orang-orang.Terlihatada dua orang wanita muda yang masuk melalui pintu yang terbuka tadi,dengan menggunakan pakaian ala indonesia. Dari jauh terlihat jelas bahwa dua orang itu adalah kakak beradik,karena air muka mereka tampak jelas sekali tidak ada perbedaan yang tertua di antara mereka bernama Putri dan adiknya bernama Tari. Ketika asyiknya mereka menikmati indahnya pemandangan dan ikan-ikan yang ada di akuarium itu, sampai-sampai mereka tidak sadar kalau merekalah orang yang paling pertama datang ke gedung akuarium itu. Karena sudah terlalu lama mereka berada di situ,tiba-tiba Putri ingin mengajak adiknya Tari untuk pulang. Namun Tari tidak memperdulikan itu,matanya terus tertuju pada ikan-ikan yang indah dan berwarna warni yang ada di pojok gedung akuarium itu.”Wah....indahnya ikan-ikan ini” terdengar suara dari mulut Tari memuji ikan itu. Dari alunan suara itu tampak sekali perbedaan kedua bersaudara itu,Putri adalah orang yang tidak mudah kagum akan sesuatu, akan tetapi   dia lebih memikirkan pekerjaannya sebagai seorang putri desa, lain halnya dengan Tari dia adalah seorang anak yang mudah kagum akan sesuatu, dan dia tidak memikirkan nasib dirinya sendiri.

Hari sudah menunjuki pukul 09.00,dan terdengar bunyi orang membuka pintu yang kedua kalinya. Terlihat dari pojok gedung itu tampak sekelompok keluarga masuk kedalam gedung akuarium itu.Yang tertua di antara mereka berjalan dengan begitu cepat menuju ikan yang indah-indah di dalam gedung akuarium itu. Melihat kegirangan saudara-saudaranya itu,tak kuasa yang paling bungsupun juga memaksa turun dari pangkuan ibunya dan ikut berlari bersama saudara-saudaranya. Tak lama kemudian masuklah seorang pemuda yang berpakaian rapi dan mengenakan jas berwarna kehitam hitaman. Sesampainya di dalam gedung, pemuda itu terus melangkah hingga sampai di tempat Putri dan Tari. Melihat dua gadis itu ia tak tahu apa yang akan di lakukannya,satu cowok dan dua gadis.
Cerpen Hanin Fathimah Sholihah (Hanin Adzkiya November)

Hari ini aku sangat senang, aku habis jalan-jalan dengan Deni, orang yang aku sayangi. Hari-hariku terasa bahagia dengan kehadirannya. Oh ya... aku adalah Nada, aku mempunyai saudara kembar bernama Nida. Wajah kami tidak begitu mirip, karena kami tidak kembar identik. Aku dan Nida tak dapat terpisahkan, dari kecil kami selalu bersama-sama, pakaian kami selalu sama. Orang tuaku tidak pernah pilih kasih pada kami, tidak membeda-bedakan kami berdua. Aku termasuk orang yang aktif dan ceria, sedangkan kembaranku lebih pendiam.
***
       
Akhir-akhir ini aku sering merasakan sakit di kepalaku. Seperti hari ini, saat aku sedang menjelaskan di depan kelas, kepalaku sangat sakit, tiba-tiba pandanganku buram dan gubrak.... aku pingsan. Teman-teman dan guruku terkejut dan langsung membawaku ke UKS.
       
Saat aku sadar, Deni dan Nida sudah ada di sampingku.
“syukurlah, kamu sudah sadar” kata Deni.
“aku dimana? Kenapa aku disini?” aku bangkit sambil memegangi kepalaku yang masih sedikit sakit.
“tadi kamu pingsan Nad” kata Deni.
“iya Nad, tadi kamu pingsan saat menjelaskan di depan kelas” Nida menambahkan.
“aku ingat tadi aku menjelaskan di depan kelas, tapi aku tidak ingat lagi setelah itu”
“ya sudah, sekarang kamu istirahat saja” kata Deni.
“iya, Nad” Nisa menambahkan.
***

Total Pageviews

Followers

Popular Posts

Recent Posts

free hit counter
Google Translator

Sample Text

EBook--Openbooknesia.com

Unordered List

Definition List